4 Penyebab Sakit Punggung dan Cara Mengatasinya

Sakit punggung sering datang sehabis kita melakukan pekerjaan berat yang melebihi kapasitas kita. Penyebab sakit punggung harus segera ditangani secepatnya, sehingga tidak menghambat aktivitas.

Sakit punggung hanyalah merupakan keluhan yang kurang berarti bagi orang yang belum pernah mengalaminya. Tetapi keluhan ini sungguh sangat menyiksa, bahkan kadang-kadang terpaksa tidak dapat melakukan aktivitas sehari-hari.

Umumnya jenis keluhan yang dikemukakan berkisar antara rasa kaku, nyeri dan nyeri yang hebat dan membuat orang yang bersangkutan tidak mampu bergerak. Adakalanya merebahkan punggung ke atas kasur pun sudah menimbulkan rasa nyeri yang hebat.

Kadang-kadang orang menganggap keluhan sakit punggung sebagai hal yang umum, sehingga para penderita hanya menyerah pada nasib, seolah-olah merupakan kemalangan yang tidak dapat dihindari. Padahal mengatasi sakit punggung dapat diatasi.

4 Penyebab Sakit Punggung dan Mengatasinya

penyebab sakit punggung dan cara mengatasinya

“Salah Urat” dan Keseleo

Sebagian besar cedera pada punggung disebabkan mengangkat barang yang berat, terutama saat tergesa-gesa. Gerakan mengangkat, mendorong, menarik, membungkuk maupun berputar juga merupakan penyebab banyak terjadinya “salah urat” pada punggung juga dapat terjadi setelah seseorang terjatuh, lebih-lebih jika punggungnya memang sudah lemah.

Rasa sakit yang ditimbulkan tersebut berpusat pada punggung bagian bawah dan lebih terasa pada satu sisi dibandingkan sisi yang lain. Walaupun tampaknya penderita tidak berbahaya, bahkan seakan-akan “lumpuh,” namun rasa sakit ini bisa hilang dengan sendirinya. Sebaiknya bagian yang sakit dikompres dengan es, sehingga rasa sakit punggung dapat dikurangi atau dihilangkan.

Untuk mengatasi sakit punggung, sebaiknya beristirahat baring menggunakan kasur yang keras. Jika ada dugaan mengalami kerusakan pada bagian tersebut seyogianya segera berkonsultasi dokter, agar segera dapat ditanggulangi.

Peristiwa yang dikenal dengan istilah “keseleo”, sebenarnya terjadi dengan cara yang sama. Sebuah sendi yang tanpa sengaja dipaksakan melebihi sudut kerjanya yang normal, satu atau lebih pengikat sendi (ligamen) menjadi lemah, robek atau tertarik dari pelekatnya pada tulang. Karena pada keseleo juga terjadi robekan sebagian atau keseluruhan sebuah otot, kejadian ini lebih serius dibandingkan dengan “salah urat” saja.

Dapat terjadi, penderita mengalami rasa sakit yang hebat, sehingga mengakibatkan pusing, mual bahkan pingsan pada saat atau setelah terjadi “keseleo.” jika ini terjadi, penderita harus berbaring dengan posisi kepala sejajar bahu tanpa menggunakan bantal. Tunggulah sampai reaksi awal tersebut berakhir, barulah mencari pertolongan lebih lanjut.

Ketegangan

Adakalanya ketegangan jiwa dapat menimbulkan keluhan pada punggung. Keluhan tersebut dapat berupa pegal-pegal sampai nyeri pada punggung. Ada orang yang mengeluh sakit punggung setelah mengalami perceraian atau kehilangan pekerjaan.

Apabila punggung seseorang memang sudah lemah, ketegangan jiwa dapat menyebabkan ketegangan otot dan ketegangan di sepanjang tulang belakang. Akibatnya terjadilah lingkaran setan, kejang mengakibatkan rasa sakit dan rasa sakit penyebab sakit punggung.

Untuk mengatasi sakit punggung, mulailah dengan sedapat mungkin meredam ketegangan jiwa. Lakukan beberapa gerakan yoga yang dapat mengatasi rasa sakit.

Kehamilan

Jangan heran penyebab sakit punggung pada wanita, mengakibatkan ada wanita yang enggan melahirkan lagi gara-gara takut sakit punggung yang dialaminya ketika hamil. Hal ini dapat terjadi terutama pada wanita yang punggungnya memang lemah, di samping wanita hamil memang mempunyai kecenderungan demikian. Sehingga jangan heran penyebab sakit punggung pada wanita yang satu ini bisa dikatakan takdir. Baca juga 15 Manfaat Olahraga untuk Ibu Hamil.

Keluhan ini sering terjadi pada bulan-bulan terakhir kehamilan. Berat yang melebihi beban yang dapat ditahan oleh otot-otor punggung dan menimbulkan rasa sakit yang tumpul serta menetap. Keadaan ini makin lama makin meningkat jika digunakan untuk bergerak berakibat  sakit pinggang saat hamil.

Jika wanita hamil ini berjalan dengan sikap yang kurang baik, tarikan yang terjadi semakin meningkat dan mengakibatkan tekanan yang menyakitkan pada urat-urat saraf. Untuk memperbaiki keadaan ini, bersandarlah sedikit ke depan untuk menetralkan ketidakseimbangan yang terjadi. Cobalah berjalan dengan bertumpu pada sisi-sisi kaki, dengan posisi kepala setegak mungkin.

Encok

Selain osteoporosis, Radang sendi yang dikenal kebanyakan awam dengan encok menimbulkan rasa sakit yang sangat menyiksa, dengan gejala-gejala kekakuan pada pergelangan tangan dan sendi-sendi kecil di tangan dan kaki maupun rasa sakit pada punggung.

Radang ini yang dikenal dalam kedokteran sebagai reumatoid artritis, dapat merusak tulang punggung dan mengganggu pergerakan. Namun dengan pengobatan dan latihan yang terprogram secara baik, dapat mengobati penyebab sakit punggung.

Sikap tubuh yang baik pada saat duduk maupun berjalan, dapat mencegah terjadinya keluhan pada punggung. Berjalan dengan posisi santai, tetap tegak dengan bahu kebelakang dan dada dibusungkan, merupakan sikap berjalan yang baik. Pada saat duduk, posisi semacam ini seyogianya juga dipertahankan.

Memakai sepatu bertumit tinggi, meskipun kelihatan lebih menarik, namun seringkali mengakibatkan keluhan sakit punggung. Dengan memakai sepatu bertumit tinggi, menyebabkan tubuh terdorong ke depan, sehingga secara tidak sadar akan mencondongkan tubuhnya ke belakang sebagai usaha dalam rangka mengimbangi posisi tadi.

Latihan Mengatasi Tulang Belakang Sakit

Mengatasi sakit punggung, tidak harus menggunakan obat, terutama jika disebabkan oleh sikap badan yang salah. Hal ini dapat diatasi dengan beberapa latihan ringan. Contoh latihan ringan yang dapat dilakukan adalah sebagai berikut:

  • Posisi berbaring di lantai dengan lutut ditekuk.
  • Letakkan kedua tangan di bawah kepala dan bernapaslah dalam dalam.
  • Dekatkan kedua lutut ke dada, lakukan berulang kali.
  • Dalam posisi berbaring di lantai, dekatkan satu lutut ke dada.
  • Kemudian naikkan tungkai yang lain secara lurus ke atas, kemudian turunkan perlahan-Iahan sambil menahan perut.
  • Lakukan latihan ini dengan menaikkan tungkai yang lain secara bergantian.

 Latihan demikian dapat dilakukan secara rutin, terutama bagi seseorang yang karena pekerjaannya terpaksa harus selalu berada dibelakang meja.

Add Comment