Penyebab Mimisan Pada Anak

7 Penyebab Mimisan Pada Anak Yang Perlu Bunda Ketahui

Diposting pada

Mimisan adalah penyakit yang dapat menyerang anak-anak, terutama pada usia 3 hingga 10 tahun. Mereka mimisan lebih sering daripada orang dewasa. Itu disebabkan, pembuluh darah hidung anak-anak lebih rapuh dan mudah pecah. Walaupun pendarahan dari hidung atau mimisan tidak berbahaya, orangtua tentu saja khawatir. Penyebab mimisan pada anak sebenarnya sama saja dengan orang dewasa.

intinya jangan panik ketika anak mengalami mimisan. Kehilangan darah pada hidungnya mungkin  terlihat mengerikan, tetapi sebenarnya tidak berbahaya. Ada langkah-langkah mudah untuk mendapatkan pertolongan pertama untuk menghentikan mimisan pada anak.

Tetapi jika anak sering mimisan lebih dari sekali dalam waktu seminggu, segera temui dokter. Hal ini sering disebabkan oleh pembuluh darah kecil di hidung teriritasi dan tidak cepat pulih, terutama pada anak-anak yang sering mengalami pilek atau alergi.

Apa penyebab mimisan pada anak-anak?

1. Suhu udara ekstrem

Sekarang, perubahan cuaca yang tidak menentu membuat anak lebih cepat sakit, terutama jika sistem kekebalan tubuhnya relatif lemah. Perubahan cuaca ekstrem dapat menyebabkan flu. Suhu yang cepat berubah dari panas ke dingin atau sebaliknya juga dapat memicu mimisan pada bayi dan anak-anak.

2. Menggaruk lubang hidung

Jangan ajarkan anak untuk menggaruk hidungnya sendiri. Karena tanpa kita sadari, anak memiliki rasa ingin tahu yang besar terhadap benda-benda di sekitar. Mereka sering memasukan benda-benda tumpul untuk menggaruk lubang hidungnya. Kebiasaan menggali lubang hidung yang terlalu kuat sering kali menjadi penyebab utama mimisan pada anak.

3. Hidung bertabrakan dengan benda keras

Jika anak sedang asik bermain kejar-kejaran, perhatikan semua benda disekelilingnya. Karena jika mereka bertabrakan dengan benda seperti dinding sudah dipastikan mimisan. Penjelasannya sederhana, pembuluh darah di hidung pecah dan darah akhirnya keluar dari lubang hidung. Jika ini terjadi pada Anda, sebagai seorang ibu, Anda harus mengawasi anak Anda saat membaca sehingga ia tetap aman dan menghindari risiko tabrakan atau syok dengan benda keras.

BACA JUGA:  Mata Kedutan Sebelah Kiri Mengapa Bisa Terjadi?

4. Kelelahan

Jika anak mimisan karena kelelahan segera perhatikan waktu bermainnya. Bermain hingga lupa waktu sering sekali menjadi penyebab mimisan pada anak yang tidak disadari oleh Anda. Idealnya pembuluh darah anak yang rapuh akan menjadi tegang dan akhirnya pecah.

5. Stres

Stres yang dialami oleh anak-anak dapat memicu timbulnya pendarahan pada hidung karena pembuluh darah pada usia anak-anak, terutama di daerah hidung masih rapuh. Meskipun begitu, anak juga bisa merasakan stres walaupun masalah yang ia hadapi tentu berbeda dengan Anda.

6. Asma

Jika anak memiliki riwayat asma, Anda harus lebih memerhatikan cara mereka bernafas. Karena bernafas lebih keras bisa menyebabkan mimisan karena pembuluh darah di daerah hidung tidak bisa dipaksa untuk bekerja keras.

7. Alergi

Alergi bisa menjadi penyebab mimisan pada anak. Hindari makanan yang membuat anak alergi karena bisa saja alergi pada anak memicu bersin. Bersin yang terlalu keras bisa menjadi penyebab mimisan.

Cara Mengobati Mimisan Pada Anak

Jika  anak mengalami mimisan pada hidungnya, kita sebagai orang tua tetap tenang dan tidak panik. Lakukan lah hal berikut ini untuk meredakan dan menghentikan pendarahan pada hidung anak.

Duduk tegak dan arahkan tubuh Anda ke depan

Ketika mimisan selalu posisikan badan tetap tegak dan mengarahkan tubuh sedikit ke depan. Ini bermanfaat untuk menghentikan pendarahan. Karena jika kepala di angkatkan atau baring memicu hidung tersumbat dan darah akan masuk kembali .

Jangan bersin

Saat bersin tubuh akan mengeluarkan kotoran yang berada didalam tubuh. Pastikan jangan bersin ketika mimisan karena pendarahan yang tadi sudah berhenti akan kembali dan akan memperparah mimisan.

Tekan lubang hidung selama 10 menit

BACA JUGA:  Efek Samping Daun Sirsak Yang Tidak Kamu Sangka

Untuk mengobati mimisan, dorong lubang hidung Anda dengan jari (ibu jari dan telunjuk) selama 10 menit. Tindakan ini bertujuan untuk fokus pada titik perdarahan sehingga darah berhenti mengalir. Ketika Anda melakukan ini, Anda bisa mulai dengan mencoba bernapas melalui mulut.

Kompres dengan es batu atau air dingin

Anda juga bisa menggunakan kompres dingin di hidung Anda sehingga darah berhenti lebih cepat. Namun, jangan menempelkan es batu langsung ke hidung. Bungkus es batu dengan kain atau handuk lembut. Hanya menempel pada hidung untuk mengatasi mimisan.

Segera cari pertolongan medis.

Jika darah terus bocor selama lebih dari 20 menit dan tindakan yang diatas tidak berhasil, Anda harus segera mencari perhatian medis untuk perawatan medis lebih lanjut. Selain itu, jika mengalami kesulitan bernapas atau jika kehilangan banyak darah karena mimisan. Anda juga harus berkonsultasi dengan dokter untuk pemeriksaan dan perawatan lebih lanjut.