Obat Batuk Untuk Ibu Menyusui

Obat Batuk Untuk Ibu Menyusui Yang Aman Dan Efektif

Diposting pada

Jika Anda sedang menyusui pastinya ingin tau obat batuk untuk ibu menyusui yang aman dan efektif. Batuk dan pilek adalah penyakit yang diderita oleh banyak orang. Mengapa saya mengatakan itu? Karena flu dan batuk menyerang hampir semua manusia dan semua umur.

Batuk dan pilek biasanya disebabkan oleh virus influenza yang menyerang dan biasanya tidak begitu berbahaya. Ingatlah bahwa penyakit yang disebabkan oleh virus tidak perlu antibiotik untuk mengobatinya.

Virus akan sangat mudah menyerang orang yang daya tahan tubuhnya melemah. Balita dan bayi akan terserang flu lebih sering daripada orang dewasa. Tetapi kasusnya akan berbeda jika wanita menyusui mengalami batuk dan pilek. Sudah pasti bahwa seorang ibu menyusui tidak boleh sembarang mengambil obat flu yang dijual bebas karena dapat memengaruhi bayi yang disusui.

Namun, jika menggunakan obat tradisional dengan bahan alami untuk obat batuk untuk ibu hamil tentunya sangat disarankan, terlebih tidak ada efek samping dari bahan alami.

Hindari Hal Ini ketika Memilih Obat Batuk untuk Ibu Menyusui

Masih dapat dikatakan bahwa ada beberapa obat batuk aman untuk ibu menyusui. Tapi, tentu saja, Anda tidak bisa sembarangan memilih obat batuk. Disarankan untuk menghindari beberapa bahan agar tidak membahayakan atau mempengaruhi produksi ASI.

Di antara obat-obatan yang tidak boleh dikonsumsi ibu hamil adalah aspirin, yang bertindak sebagai analgesik, dan guaifenesin, yang bertindak sebagai ekspektoran (pengencer lendir) untuk mengobati batuk dengan lendir. Guaifenesin tidak dianjurkan karena kurangnya studi keamanan untuk ibu menyusui.

Untuk obat batuk kering yang mengandung dekstrometorfan, belum ada penelitian yang mengkonfirmasi adanya efek samping serius pada bayi yang diberi makan oleh ibu yang menggunakan obat ini. Namun, disarankan untuk menggunakan obat ini pada ibu menyusui dengan anak lebih dari 2 bulan.

Selain itu, ibu menyusui harus menghindari jenis obat yang menyebabkan kantuk karena mengandung antihistamin. Demikian pula, jenis dekongestan (krim penyumbat hidung) sering terkandung dalam obat flu. Dipercaya bahwa kombinasi antihistamin dan dekongestan yang ditemukan dalam banyak obat batuk dan alergi mengurangi produksi susu. Namun, penelitian tambahan diperlukan untuk membuktikan ini.

Hindari obat batuk yang mengandung kalium iodida sebagai ekspektoran dalam obat batuk. Obat ini bisa diserap ke dalam ASI. Penggunaan berulang dapat meningkatkan risiko penghambatan fungsi tiroid pada bayi. Efeknya lebih berbahaya bagi bayi baru lahir atau kurang dari sebulan.

BACA JUGA:  Diet Golongan Darah AB Paling Efektif dan Aman

Rekomendasi Obat Batuk Alami Untuk Ibu Menyusui

Jangan panik ketika Anda diserang batuk. Anda dapat menggunakan cara alami untuk meredakan batuk selama menyusui. Misalnya, cukup minum air mineral, cukup istirahat, rajin berolahraga, ikuti perawatan dengan uap dan kumur dengan air garam.

Anda juga bisa mencoba bahan-bahan alami dari air panas yang dicampur dengan madu dan jus lemon. Bahkan jika Anda ingin minum obat kimia, yang terbaik adalah berkonsultasi dengan dokter Anda terlebih dahulu.

Anda takut minum obat, tetapi ingin cepat sembuh? Jika istirahat dan konsumsi air tidak cukup, jangan khawatir. Di bawah ini Anda akan menemukan obat-obatan yang alami dan aman untuk ibu menyusui.

Minuman hangat

Minuman panas adalah hal yang paling mudah untuk mengobati batuk untuk ibu menyusui. Minum minuman panas dapat membantu tubuh menjadi hangat dari kedinginan ketika terkena batuk atau flu. Minuman seperti teh, jahe dan susu panas juga dianggap baik untuk ibu menyusui.

Madu

Madu dikenal sejak lama untuk menyembuhkan berbagai penyakit dan juga sangat baik untuk kesehatan dan kecantikan. Saat Anda menyusui dan terserang flu, cobalah makan madu setiap pagi. Anda bisa memakannya langsung atau dengan mencampurkannya dengan teh panas.

Probiotik

Probiotik adalah mikroorganisme yang biasanya ditemukan dalam produk minuman atau yogurt. Konten ini dapat memberikan sejumlah manfaat kesehatan. Probiotik tidak bekerja secara langsung untuk menghilangkan batuk.

Namun, probiotik dapat mendukung fungsi sistem kekebalan tubuh dengan menyeimbangkan bakteri yang hidup di usus Anda. Meski begitu, Anda juga harus berhati-hati dalam mengkonsumsinya. Karena jika dikonsumsi berlebihan, justru bisa membuat dahak di tenggorokan lebih tebal.

Baca juga : Mata Kedutan Sebelah Kiri Mengapa Bisa Terjadi?

Vitamin C

Berikan suplemen tubuh dan nutrisi dari makanan dan minuman yang mengandung banyak vitamin C. Perbanyak asupan buah dan sayuran saat menyusui. Metode ini dapat membantu ibu menyusui tetap bugar dan pulih dengan cepat dari flu atau batuk.

Namun, meskipun vitamin C memiliki banyak manfaat, jangan terlalu banyak mengonsumsi buah atau makanan yang mengandung vitamin C, karena ini tidak baik untuk kesehatan dan pencernaan bayi Anda.

Jeruk nipis

Bukan rahasia lagi bahwa jeruk nipis memiliki manfaat untuk mengobati batuk berdahak atau batuk kering. Mungkin obat herbal ini telah menjadi resep untuk generasi orang tua karena telah terbukti efektif dalam mengatasi batuk, dengan mencampur jus jeruk nipis dengan kecap atau tidak suka kecap, Anda bisa menggunakan madu. Minumlah ramuan alami dua kali sehari sehingga dahak di tenggorokan Anda secara bertahap menghilang.

BACA JUGA:  9 Penyebab Sariawan di Lidah

Lada putih dan madu

Mungkin Anda belum pernah mendengar campuran ini, tetapi campuran lada putih dan madu dapat membantu Anda menyembuhkan batuk berdahak. Caranya sangat mudah, campurkan satu sendok makan madu dengan bubuk lada putih. Setelah itu, seduh dengan air mendidih, minum secara teratur minimal 2 kali sehari. Banyak orang yang mempercayai metode ini, karena telah lama berhasil mengatasi batuk dan mengeluarkan dahak dengan cepat.

Bawang putih

Makan bawang putih mentah bisa menjadi solusi untuk mengobati batuk dan demam pada ibu menyusui. Caranya cukup mudah, kupas bawang putih lalu cuci dan makan dengan sekitar 1 hingga 3 polong.

Makanlah bawang putih setidaknya dua kali sehari. Jika Anda tidak suka bawang putih mentah, Anda bisa mencoba metode lain dengan air matang atau diproses menjadi suplemen.

Nanas

Nanas adalah obat batuk yang bisa Anda coba untuk ibu menyusui. Nanas mengandung bromelain, yang dianggap membantu membersihkan lendir dari bagian dalam tenggorokan dan meredakan batuk.

Bagi Anda, selalu siapkan bahan alami untuk mengobati batuk. Ini adalah persiapan jika setiap saat batuk datang melanda, sementara Anda ingin anak yang sedang disusui tetap sehat dan aman untuk tumbuh dan berkembang.

Ingatlah bahwa tidak semua bahan herbal dikonsumsi saat menyusui. Pastikan untuk berkonsultasi dengan dokter Anda terlebih dahulu untuk mendapatkan hasil terbaik dan menjaga kesehatan bayi Anda.

Merk obat batuk untuk ibu hamil

Memang,di apotek dan toko obat ada banyak jenis obat batuk, dari sirup hingga berbentuk tablet dari berbagai merek. Namun, sedikit orang yang tahu tentang obat batuk untuk ibu menyusui, yang terbukti efektif dan aman.

Batuk adalah gejala ringan dan bukan penyakit yang berbahaya. Penyakit seperti flu biasanya akan berlanjut menjadi batuk, radang tenggorokan dan bronkus. Paparan asap dan debu serta daya tahan tubuh rendah adalah contoh masalah yang bisa menyebabkan batuk.

Batuk adalah reaksi tubuh ketika membersihkan lendir atau dahak, debu, asap dan zat lain yang dapat mengganggu sistem pernapasan. Karena itu batuk sangat berguna bagi tubuh sebagai sistem pertahanan.

Obat Ibu menyusui yang batuk berdahak

Di apotek akan ada banyak jenis obat untuk batuk berdahak, termasuk yang mengandung guaifenesin atau gliseril Guaiacolate(GG), bromhexine dan ambroxol. Dari tiga jenis obat yang aman untuk ibu menyusui adalah guaifenesin dan bromhexine. Kedua obat dahak untuk ibu menyusui bekerja dengan menipiskan dahak sehingga dahak mudah dikeluarkan saat batuk.

BACA JUGA:  3 Cara Menyuburkan dan Mengkilapkan Rambut

Obat Ibu menyusui yang batuk kering

Apotek akan menawarkan banyak jenis obat batuk kering, termasuk yang mengandung dextromethorphan (DMP), kodeine (codeine) dan Benzonatat. Tiga jenis obat batuk kering yang aman untuk ibu menyusui adalah dekstrometorfan. Obat batuk kering untuk ibu menyusui ini bekerja dengan menekan refleks batuk yang berpusat di otak. Karena itu, sangat cocok untuk batuk kering, yang cukup mengganggu.

Gatal Tenggorokan ketika Menyusui

Selain obat yang bertindak langsung pada batuk, ada obat lain dalam kelompok antihistamin yang bertujuan untuk meredakan gatal di tenggorokan. Terutama pada batuk yang disebabkan oleh alergi. Dengan demikian, obat ini dapat dikaitkan dengan obat batuk seperti di atas.

Bagi Anda yang benar-benar membutuhkan antihistamin, obat-obatan ini umumnya dianggap aman untuk ibu menyusui. Tetapi perlu diingat bahwa antihistamin ada beberapa generatis. Generasi pertama seperti diphenhydramine (Benadryl) dan chlorpheniramine (CTM) berpotensi menyebabkan kantuk (sedasi) pada ibu dan bayinya. Jika Anda tidak menginginkan efek ini, pilih obat generasi kedua dan ketiga seperti loratadine dan fexofenadine.

Obat batuk silex untuk ibu menyusui

Banyak orang yang merekomendasikan obat batuk “SILEX”. Karena terbukti bahwa Silex aman untuk wanita hamil atau menyusui karena tidak menunjukkan efek samping pada bayi atau menghambat produksi ASI.

Obat batuk laserin untuk ibu menyusui

Seperti Silex, bahan yang digunakan oleh Laserin juga aman untuk wanita hamil dan menyusui. Laserin dapat menyembuhkan batuk Anda, dapat diperoleh di apotek dengan harga yang cukup terjangkau. Hanya sekitar 9 ribu untuk ukuran 60 ml.

Anda harus sangat berhati-hati dengan obat batuk untuk ibu menyusui yang akan dikonsumsi, karena obat ini tidak selalu aman untuk Anda dan bayi Anda. Karena itu Anda harus paham dengan kondisi tubuh. Dan yang paling penting bagi ibu menyusui adalah untuk selalu tetap sehat, tidak terlalu lama membiarkan penyakitnya karena itu juga akan berdampak pada bayi. Jika Anda mulai kedinginan, segera istirahat, minum banyak air, makan sup dan temui dokter Anda.