Cara Merawat Kuku Panjang

Cara Merawat Kuku Panjang Yang Efektif

Diposting pada

Bagi sebagian orang wanita atau pria yang memiliki kuku panjang, terkadang bingung cara merawat kuku panjang yang efektif sehingga kuku menjadi bersih dan kuat. Apalagi tidak lah mudah untuk memanjangkan kuku.

Butuh waktu sekitar 1-2 bulan agar kuku bisa panjang. Karena pertumbuhan kuku hanya sekitar 2-3mm sebulan, bahkan ada yang lebih cepat untuk panjang atau bahkan lebih lambat. 3 faktor yang mempengaruhi pertumbuhan kuku yaitu:

  • Metabolisme dan aliran darah. Maksudnya pertumbuhan kuku akan melambat secara signifikan setelah usia 50 tahun.
  • Cedera. Tingkat pertumbuhan kuku lebih rendah di tangan yang terluka.
  • Penggunaan. Seberapa sering kita menggunakan bagian tubuh kita juga dapat menjelaskan mengapa kuku jari kita tumbuh lebih cepat daripada kuku kaki kita.

Selain merawat wajah dan tubuh, kuku pun membutuhkan perawatan agar selalu bisa kuat, bersih dan tidak mudah patah. Bagi seorang wanita untuk pergi ke salon bermanicure mungkin bisa menjadi solusi untuk merawat kuku panjang.

Tetapi seperti yang kita ketahui, sebenarnya banyak sekali cara mudah serta murah yang bisa dimanfaatkan untuk merawat kuku panjang. Dengan memahami serangkaian pengetahuan tentang manicure serta cara merawat kuku panjang, tidak perlu lagi Anda menghabiskan waktu dan uang untuk sekedar merawat kuku disalon.

Agar memiliki kuku yang kuat dan bersih tentu tidak mudah untuk mendapatkannya. Selain itu kuku merupakan cermin kepribadian orang tersebut.

Keindahan kuku juga bisa menarik minat lawan jenis. Tapi terkadang banyak masalah yang akan timbul ketika kuku panjang, makanya sebelum masalah-masalah itu terjadi, disini kita akan membahas tips manicure sendiri serta cara merawat kuku panjang dirumah.

Beberapa Cara Merawat Kuku Panjang

Cara Merawat Kuku Panjang

Jaga kuku tetap kering dan bersih

Ini berguna untuk mencegah bakteri tumbuh di bawah kuku jari Anda. Kuku yang terkena air terus menerus bisa membuat bakteri tumbuh. Tips untuk menjaga kuku yaitu dengan mengenakan sarung tangan karet saat mencuci piring, membersihkan atau menggunakan bahan kimia keras.

BACA JUGA:  Kosmetik Yang Aman Untuk Ibu Hamil, Jangan Salah Beli

Menjaga kebersihan kuku

Ketika ingin menggunting kuku, gunakan gunting kuku atau gunting manicure yang tajam. Ini untuk menghindari kuku rusak dan tidak rata. Potong kuku Anda lurus-lurus, lalu bulatkan ujungnya dengan lekukan lembut.

Gunakan pelembab

Ketika Anda menggunakan lotion tangan, gosokkan lotion tersebut ke kuku dan kutikula Anda juga. Lotin ini berguna untuk menjaga kuku selalu lembab dan bukan berarti berair. Bisa juga dengan menggunakan lidah buaya atau minyak zaitun untuk menguatkan kuku. Gunakan ini sehabis mencuci tangan Anda.

Minum Suplemen Biotin

Dengan kandungan vitamin B nya, suplemen ini bekerja untuk memperbaiki kuku yang rapuh menjadi kuat, walau ini masih diperdebatkan oleh sebagian kalangan dokter. Tapi masih banyak dokter yang menyarankan untuk mengonsumsi dalam dosis besar.

Mengikir Kuku

Hindarilah mengikir kuku dengan cara bolak-balik kayak setrikaan, itu dapat membuat kuku menjadi rusak dan melembahkan kuku. Cara yang benar adalah dengan satu arah.

Minum Air Putih Yang Cukup

Ingin punya kulit, rambut, dan kuku yang indah ? Kuncinya hanyalah cukup meminum air putih. Minum air yang cukup itu akan membuat Anda menjadi lebih baik.

Rendam Kuku dengan Minyak Zaitun

Untuk kuku yang lemah dan tipis, rendam kuku dengan minyak zaitun 10-15 menit sehari selama sebulan, kemudian dua kali seminggu sesudahnya. Perawatan kecantikan rumah yang murah ini akan membantu menguatkan kuku yang rusak.

Hal yang tidak boleh dikerjakan dalam merawat Kuku

Hal yang tidak boleh dikerjakan dalam merawat Kuku

Kuku rapuh, mudah patah dan penampilannya yang kusam adalah salah satu ciri kuku yang tidak sehat. Ini dapat disebabkan kelakuan tidak benar ketika kuku dirawat atau karena kurangnya asupan nutrisi dalam tubuh. Kiat-kiat berikut dapat memperkuat kuku Anda agar menjadi lebih kuat dan tidak mudah patah.

BACA JUGA:  Cara Membuat Wajah Cerah

Jangan memotong kutikula kuku

Dana Stern, dokter kulit di Mount Sinai Medical Center di New York City, mengatakan bahwa salah satu penyebab kuku mudah rapuh adalah kebiasaannya memotong kutikula kuku. Kutikula adalah lapisan kulit di dasar pertumbuhan kuku, yang berfungsi sebagai penghalang alami bagi jamur dan bakteri.

Penghapusan kutikula kuku berarti Anda menghilangkan sistem perlindungan alami kuku Anda. Memotong kutikula juga dapat berdampak pada infeksi kuku, yang akan menyebabkan ruam merah, bengkak, kuku tidak rata atau bahkan kerusakan permanen pada kuku Anda.

Menggigit Kuku

Kebiasaan buruk ini dapat membuat kuku menjadi rapuh. Bahkan potongan kecil di sepanjang kuku jari Anda dapat memungkinkan bakteri atau jamur masuk dan menyebabkan infeksi.

Mengunakan produk perawatan kuku yang kasar

Batasilah penggunaan penghapus cat kuku. Biasakan juga untuk mengistirahatkan kuku dengan keadaan polos. Penggunaaan cat kuku terus menerus bisa membuat kuku menjadi rapuh. Saat menggunakan penghapus cat kuku, pilihlah formula bebas aseton.

Menarik Hangnail

Anda mungkin asing dengan istilah hangnail. Hangnail adalah kulit yang ada di didekat kuku. Pasti kita semua pernah mengalaminya bukan. Jika tidak hati-hati menariknya akan di pastikan kuku Anda bengkak.

Jangan Menggunakan Kuku Berlebihan

Kuku Anda bukan lah alat untuk membuat kaleng minuman soda atau mungkin kaleng sarden? Gunakanlah alat-alat lain seperti pembuka botol untuk melakukannya. Rawat lah kuku Anda untuk menjaganya agar tidak rapuh.

Jamur pada kuku yang harus diketahui

Jika kita sudah merawat kuku, sebaiknya ketahui juga jamur apa saja yang ada dikuku. Jamur pada kuku adalah salah satu bentuk infeksi paling umum pada orang dewasa. Meskipun infeksi jamur pada kuku tidak membahayakan nyawa, kondisi ini harus selalu diobati segera.

Kalau tidak, kuku bisa berubah warna dan bahkan menjadi rapuh sampai patah, yang dapat berfungsi sebagai pintu gerbang bagi bakteri lain untuk masuk ke dalam tubuh. Infeksi jamur pada kuku yang tidak diobati bisa terasa menyakitkan dan menyulitkan berjalan. Namun, pengobatan infeksi kuku jamur dapat bervariasi tergantung pada patogen yang menyebabkannya.

BACA JUGA:  3 Cara Agar Kulit Putih Alami (tanpa efek samping)

Distal and Lateral Onychomycosis (DLSO)

DLSO disebabkan oleh jamur tipe Trichophyton rubrum. Jamur ini bisa tumbuh di kuku, tetapi lebih sering menyerang kuku kaki. Infeksi dimulai ketika jamur menjajah bantalan kuku dan bagian bawah kuku, yang kemudian meluas ke matriks kuku (membentuk jaringan baru di bawah kulit). Seiring waktu, infeksi jamur ini merusak lapisan kulit luar di sekitar kuku. Maka kuku akan berubah menjadi kuning-cokelat.

Proximal Subungual Onychomycosis (PSO)

Infeksi jamur dengan PSO juga disebabkan oleh Trichophyton rubrum, tetapi jenis infeksi ini kurang umum. Infeksi PSO biasanya menyerang kuku pasien HIV. Jamur akan menembus melalui kutikula di dasar kuku dan menembus matriks kuku untuk menyerang kuku baru yang akan tumbuh. Maka jamur akan naik ke permukaan. Gejala umum PSO adalah subungual hyperkeratosis, bintik-bintik putih, warna kuku menjadi putih susu dan ujung luar kuku rapuh dan rusak.

Candidal onychomycosis

Infeksi jamur Candida disebabkan oleh jamur candida, yang juga merupakan penyebab infeksi kulit Candida (seperti kurap dan kurap, dengan kandida kronis) dan vaginosis bakteri. Candida albicans akan menembus semua bagian kuku dan menyebabkan perubahan warna keputihan dan radang jaringan yang menempel di sekitar kuku. Infeksi Candida lebih sering terjadi pada wanita daripada pria.

Jika Anda sudah mencoba berbagai macam cara merawat kuku panjang dan tidak ada yang berhasil, segera temui dokter. Mungkin ada kondisi mendasar yang menyebabkan kuku milik Anda tipis atau rapuh, dan dengan pengobatan yang tepat di akar penyebabnya, pasti kuku Anda bisa menjadi kuat kembali.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *