best website stats

15 Manfaat Olahraga untuk Ibu Hamil

Jika Anda termasuk ibu hamil, tentunya kehamilan akan terasa berbeda. Manfaat olahraga untuk ibu hamil tentunya akan mempermudah beradaptasi dari tidak hamil menjadi hamil. Latihan yang dilakukan akan mengakibatkan paru-paru menghisap oksigen banyak sehingga darah membawa oksigen ke seluruh bagian tubuh, termasuk ke pembuluh yang terkecil sekalipun.

Hal ini menjadikan pembakaran (metabolisme) menjadi optimal, termasuk sistem kekebalan tubuh. Oleh karena itu, semakin tertib olahraga untuk ibu hamil, berarti meminimalkan kemungkinan sakit ibu akan lebih sehat, dan hal ini sangat berpengaruh terhadap pasokan gizi ke janin yang ada dalam kandungannya.

Tubuh ibu hamil semakin lama akan beradaptasi sesuai perkembangan janin di dalam kandungannya. Semakin tua usia janin, semakin payah kondisi ibu. Jika tanpa diimbangi dengan olahraga, maka perubahan fisik ini akan memperparah keadaan. Ibu akan merasa semakin hari semakin lemah dan kepayahan. Namun jika berolahraga untuk ibu hamil, tubuh akan menyesuaikan dengan ‘tugas barunya’ sesuai dengan pemekaran tubuh yang dialami oleh ibu selama kehamilan berlangsung.

Manfaat Olahraga bagi Ibu Hamil

olahraga-untuk-ibu-hamil

1. Ibu lebih bugar dan sehat

Dengan berolahraga, oksigen akan lebih banyak terserap tubuh, dan toksin dalam tubuh pun terbuang. Dalam kondisi demikian, fungsi semua organ lebih optimal. Dengan kondisi yang bugar tentunya ibuĀ  memiliki tingkat kesehatan jasmani yang cukup.

2. Janin lebih sehat

Dengan olahraga yang cukup pastinya tubuh ibu hamil akan sehat, sehingga cukup untuk mensuplai zat bagi janin.

3. Mencegah komplikasi kehamilan

Olahraga yang dilakukan selama niasa kehamilan, akan membantu ibu mengendalikan kadar gula darah sehingga ibu akan terhindar dari penyakit diabetes selama niasa kehamilan.

4. Mencegah obesitas pada bayi

Penyakit diabetes selama kehamilan merupakan salah satu komplikasi buruk semala kehamilan. Ibu yang mengidap penyakit ini akan melahirkan bayi yang besar. Dengan berolahraga, ibu akan memiliki kadar gula darah yang stabil sehingga akan terhindar dari obesitas. Secara tidak langsung, ibu pun terhindar dari mempunyai bayi dengan berat badan yang berlebih.

5. Mengurangi dampak negatif kehamilan

Olahraga membuat aliran darah lancar sehingga terbukti dapat mengurangi risiko negatif kehamilan, seperti sakit kepala, kelelahan, pembengkakan karena penimbunan cairan, sembelit, dan lain-lain.

6. Menurunkan stres

Mens sana incorpore sano. Dalam tubuh yang sehat terdapat jiwa yang kuat. Olahraga membuat tubuh bugar dan sehat. Hal ini sangat memengaruhi kondisi kejiwaan ibu hamil.

7. Mempersiapkan stamina sewaktu melahirkan

Olahraga yang dilakukan selama niasa kehamilan akan membentuk otot-otot semakin kuat. Dalam kondisi demikian, akan membuat persalinan akan lebih mudah dan cepat.

8. Kemungkinan berhasil melahirkan secara normal

Berkaitan dengan keterangan di atas, otot yang semakin kuat terbentuk ketika ibu hamil gemar melakukan olahraga, cenderung bisa melahirkan secara normal. Hal ini juga dipengaruhi dengan peningkatan stamina ibu hamil sehingga relatif lebih siap melahirkan secara.

9. Mencegah bayi lahir prematur

Menurut penelitian, olahraga dapat menurunkan risiko kelahiran prematur hingga 50%.

10. Mempersingkat waktu kelahiran

Jika gemar berolahraga ibu hamil pasti memiliki stamina yang kuat. Tubuhnya terbiasa tertempa sehingga lebih mudah melewati fase kelahiran dengan tubuh yang penuh stamina. Stamina penuh dan tubuh yang bugar tentu ibu tidak ada kelelehan. Hal ini akan mempersingkat waktu melahirkan.

11. Pemulihan pasca persalinan

Stamina prima selalu dimiliki oleh ibu hamil yang melakukan olahraga sepanjang niasa kehamilannya. Kondisi ini sangat berpengaruh terhadap pemulihan kondisi setelah proses melahirkan. Ibu cenderung lebih mudah sembuh dan segera bugar setelah proses kelahiran yang sangat melelahkan.

12. Ibu lebih tangguh setelah melahirkan

Maksud tangguh disini, setelah melahirkan pastinya seorang ibu yang baru melahirkan akan memiliki tugas baru yaitu merawat bayi selama 24 jam. Kebiasaan berolahraga menyebabkan ibu lebih tangguh flsiknya sehingga tidak mudah mengalami kelelahan fisik ketika harus merawat bayi yang baru lahir yang membutuhkan perhatian yang ekstra ketat.

13. Mengurangi selulit

Dengan berolahraga tentunya ibu hamil memiliki berat badan yang bagus sehingga terhindar dari selulit yang mengintai para pengidap obesitas. Hal ini juga memengaruhi ketakutan para ibu setelah melahirkan atas guratan-guratan yang membekas pada beberapa bagian tubuhnya. Ketika seorang ibu hamil tidak mengalami obesitas, otomatis ibu tidak mempunyai guratan-guratan yang mengganggu pada tubuhnya.

14. Memperbaiki bentuk dan warna kulit

Olahraga pada dasarnya membantu meningkatkan sirkulasi darah sehingga akan memperbaiki bentuk serta kulit.Wajah ibu hamil yang gemar berolahraga akan tampak lebih bersinar dan lebih sehat karena bugar.

15. Menjaga berat badan

Olahraga yang dilakukan selama niasa kehamilan dapat mempertahankan berat badan. Kalau toh ibu hamil mengalami kenaikan berat badan akibat

Olahraga untuk ibu hamil terbukti membawa manfaat yang sangat besar, baik bagi ibu yang sedang hamil maupun janin yang berada dalam kandungan. Selain bisa mencegah osteoporosis. Manfaat fisik dan psikis yang berupa perasaan senang, sehat serta bugar akan mengoptimalkan perkembangan fisik dan psikis janin juga. Bila ibu merasa senang, dalam kondisi sehat dan bugar janin pun demikian.

Leave a Reply